JURNAL PENDIDIKAN & PEMBELAJARAN TPQ METODE TARTILA
Assalamua'alaikum Warohmatulloh Wabarokaatuh
Bagaimana Kabar teman" guru TPQ Metode Tartila Winongan !!!
Alhamdulillah , luuar biasa Allohu Akbar yes yes yes.....
Salah satu fungsi Guru yaitu sebagai pelayan publik. Seperti halnya pelayanan seorang guru yang memberikan pelayanan terhadap anak didiknya saat kegiatan belajar mengajar. Nilai-nilai dasar yang meliputi akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi (ANEKA) dapat diaktualisasikan dibidang pendidikan dengan mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan berkarakter agar siswa secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya. Dalam menciptakan 'pembelajaran tersebut diperlukan kecermatan dan ketelitian dalam menyusun kegiatan pembelajaran, sebab kegiatan pembelajaran sangat menentukan proses dan kualitas hasil belajar. Dimana hasil belajar adalah pola-pola perbuatan, nilai-nilai, pengertian-pengertian, sikap-sikap, apresiasi dan keterampilan yang dapat dilihat setelah kegiatan pembelajaran.
Salah satu aspek pendidikan agama yang kurang mendapat perhatian adalah pendidikan membaca Al-Qur'an. Pada umumnya orang tua lebih menitik beratkan pada pendidikan umum saja dan kurang memperhatikan pendidikan agama termasuk pendidikan membaca Al-Qur'an. Sebagai langkah awal adalah meletakkan dasar agama yang kuat pada anak sebagai persiapan untuk mengarungi hidup dan kehidupannya. Dengan dasar agama yang kuat, maka setelah menginjak dewasa akan lebih arif dan bijaksana dalam menentukan sikap, langkah dan keputusan hidupnya karena pendidikan agama adalah jiwa (spiritualitas) dari pendidikan.
Rumusan tentang mengembangkan manusia seutuhnya bermakna bahwa orientasi pendidikan harus mencakup dua aspek yaitu intelektual dan spiritual. Pada awal dimensi kedua untuk membentuk manusia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka langkah awal yang harus dilakukan oleh setiap insan adalah meletakkan dasar agama yang kuat pada anak. Sebagai persiapan untuk mengarungi hidup dan kehidupannya. Sedangkan untuk meletakkam dasar agama yang baik adalah dumulai sejak sedini mungkin yaitu dengan dengan pembinaan perilaku yang baik, seperti kata pepatah mengatakan" belajar diwaktu kecil bagaikan mengukir diatas batu, belajar sesudah dewasa bagaikan mengukir diatas air
Untuk itu pada masa kanak-kanak perlu adanya penanaman budi pekerti yang luhur dan keimanan yang berdasarkan pada tuntunan Allah SWT. Dan pada masa inilah anak-anak harus mulai diperkenalkan pada Al-Qur'an yang menjadi pegangan dan pedoman dikehidupannya nanti, sehingga ketika dewasa tidak kehilangan pegangan dan pedoman, meskipun badai topan melanda kehidupan rohaninya. Sedangkan lembaga pendidikan Islam di usia dini yang akan menjawab terhadap tantangan keringnya nilai spiritual dan keagamaan umat dewasa ini, yang tersebar keseluruh nuasantara adalah taman pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Fenomena ini muncul tentunya akan membawa tujuan agung yaitu sebagai penyelamat generasi penerus dan merupakan jawaban generasi mendatang, karena sejak dini sudah diperkenalkan nilai-nilai agama yang bersumber kepada wahyu ilahi rabbi yaitu Al-Qur'an.
Pada masa sekarang seharusnya siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan proses berpikir. Namun pada kenyataannya dalam proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas, siswa hanya diarahkan kepada kemampuan untuk menghafal, mengingat, menimbun saja, artinya tidak diarahkan untuk menghubungkan pada kehidupan sehari-hari. Akibatnya siswa hanya pintar secara teoritis, tetapi mereka miskin aplikasi. Sehingga mata pelajaran yang diperoleh tidak dapat mengembangkan kemampuan untuk berpikir kritis dan sistematis. Seharusnya guru membimbing atau mengarahkan pada prilaku sehari-hari, lebih-lebih dalam mata Pelajaran Agama Islam. Karena Pendidikan Agama Islam adalah upaya membimbing, mengarahkan, dan membina peserta didik yang dilakukan secara sadar dan terencana agar terbina suatu kepribadian yang utama sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Adapun para ahli lain mengatakan bahwa Pendidikan Agama Islam sebagai usaha bimbingan dan asuhan terhadap anak didik agar setelah selesai pendidikan dapat memahami dan mengamalkan ajaran agama Islam serta menjadikannya sebagai pandangan hidup atau jalan hidup


Comments
Post a Comment